Social Items

BEZA- Proyektor adalah alat yang dapat mempresentasikan suatu visual berupa gambar atau video. Alat ini akan memancarkan cahaya untuk diproyeksikan ke bidang datar seperti dinding yang nantinya akan membentuk layar. Layar yang ditampilkanpun bisa jauh lebih besar dari pada tv ataupun monitor komputer. Untuk resolusinya tergantung spesifikasi dari proyektor tersebut.

Kali ini ada sebuah proyektor mini yang pengguanaanya tanpa menggunakan listrik, perlu diketahui jika proyektor ini dikususkan untuk smartphone. Bentuknya balok dan terbuat dari bahan sejenis karton keras, jika dilihat dari jauh seperti ada banyak port-port dan tombol pengaturan, namun percayalah itu hanya tipuan karena itu hanya sebuah gambar.

Saat pertama membeli akan mendapat satu smartphone projector 2.0, sebuah lensa dengan tabungnya, dua buah karet pengait dan sebuah tempelan gurita. Nah sekarang bagaimana cara kerja proyektor tanpa listrik tersebut? simak yang satu ini.

Pertama siapkan smartphone, ikuti petunjuk yang tertera pada box untuk mendownload aplikasi dan men-settingnya. Setelah itu pasang semua bagian-bagian yang didapat di box, petunjuknya juga sudah tertera pada box kemasan proyektor tersebut. 
Lalu masukan smartphone dengan cara menempelkan pada tempelan gurita secara landscape, pastikan smartphone dengan tingkat kecerahan maksimal dan sudah menampilkan gambar atau video. Arahkan proyektor ke dinding dan atur fokusnya dengan cara memaju-mundurkan bagian belakang proyektor. Jangan lupa untuk meredupkan ruangan agar tidak terganggu cahaya lain.
Sekarang kita sudah dapat menikmati layar yang dihasilkan proyektor. Pada tingkat fokus yang tepat proyektor ini dapat menampilkan lebar layar kurang lebih 40 inch. Kelemahan proyektor ini misalnya kita harus memutar video atau gambar di smartphone sebelum dimasukan, selain itu pada bagian tengah layar memang fokus dan detail, tetapi di bagian dekat sisi cenderung terlihat ngeblur.

Tapi sekali lagi ingatlah bahwa proyektor ini tidak menggunakan listrik dan hanya mengandalkan layar smartphone. Sehingga kualitas yang dihasilkan yaa pas passan gitu. Menurut saya proyektor ini tidak bisa digunakan untuk presentasi formal, tetapi hanya cocok untuk digunakan di kamar atau dirumah, buat fun ajaa.

Oiya, untuk harga Smartphone Projector 2.0 dibandrol kisaran 200 ribuan saja, juga mudah ditemukan di toko online indonesia. Terimakasih

Smartphone Projector 2.0 Proyektor tanpa Listrik yang Asik

BEZA- Proyektor adalah alat yang dapat mempresentasikan suatu visual berupa gambar atau video. Alat ini akan memancarkan cahaya untuk diproyeksikan ke bidang datar seperti dinding yang nantinya akan membentuk layar. Layar yang ditampilkanpun bisa jauh lebih besar dari pada tv ataupun monitor komputer. Untuk resolusinya tergantung spesifikasi dari proyektor tersebut.

Kali ini ada sebuah proyektor mini yang pengguanaanya tanpa menggunakan listrik, perlu diketahui jika proyektor ini dikususkan untuk smartphone. Bentuknya balok dan terbuat dari bahan sejenis karton keras, jika dilihat dari jauh seperti ada banyak port-port dan tombol pengaturan, namun percayalah itu hanya tipuan karena itu hanya sebuah gambar.

Saat pertama membeli akan mendapat satu smartphone projector 2.0, sebuah lensa dengan tabungnya, dua buah karet pengait dan sebuah tempelan gurita. Nah sekarang bagaimana cara kerja proyektor tanpa listrik tersebut? simak yang satu ini.

Pertama siapkan smartphone, ikuti petunjuk yang tertera pada box untuk mendownload aplikasi dan men-settingnya. Setelah itu pasang semua bagian-bagian yang didapat di box, petunjuknya juga sudah tertera pada box kemasan proyektor tersebut. 
Lalu masukan smartphone dengan cara menempelkan pada tempelan gurita secara landscape, pastikan smartphone dengan tingkat kecerahan maksimal dan sudah menampilkan gambar atau video. Arahkan proyektor ke dinding dan atur fokusnya dengan cara memaju-mundurkan bagian belakang proyektor. Jangan lupa untuk meredupkan ruangan agar tidak terganggu cahaya lain.
Sekarang kita sudah dapat menikmati layar yang dihasilkan proyektor. Pada tingkat fokus yang tepat proyektor ini dapat menampilkan lebar layar kurang lebih 40 inch. Kelemahan proyektor ini misalnya kita harus memutar video atau gambar di smartphone sebelum dimasukan, selain itu pada bagian tengah layar memang fokus dan detail, tetapi di bagian dekat sisi cenderung terlihat ngeblur.

Tapi sekali lagi ingatlah bahwa proyektor ini tidak menggunakan listrik dan hanya mengandalkan layar smartphone. Sehingga kualitas yang dihasilkan yaa pas passan gitu. Menurut saya proyektor ini tidak bisa digunakan untuk presentasi formal, tetapi hanya cocok untuk digunakan di kamar atau dirumah, buat fun ajaa.

Oiya, untuk harga Smartphone Projector 2.0 dibandrol kisaran 200 ribuan saja, juga mudah ditemukan di toko online indonesia. Terimakasih

1 komentar:

  1. Keinget dulu pengen banget buat beli ini eh tapi kok harganya segitu eh kok pingin lagi ah akhirnya gak pernah kesampaian juga jarang nonton film sih haha

    BalasHapus

Komentar dengan link/url akan di hapus!