Social Items

Bagi anak-anak, buku merupakan sesuatu yang menarik, karena rasa keingintahuan yang tinggi membuat anak-anak menyukainya. Apalagi dilengkapi dengan berbagai ilustrasi atau gambar yang menarik sehingga dapat memacu imajinasi.

Buku anak-anak yang sering kita jumpai seperti Cinderella yang bahkan ada beberapa versi yang mengejutkan, cerita Si Kancil Yang Licik, atau mungkin The Little Prince yang populer, masing-masing mempunyai pesan tersendiri yang diungkapkan oleh si penulis. Makna dari buku cerita anak-anak tentunya diarahkan untuk memberi dampak positif dengan dikemas lebih menarik.

Namun, siapa sangka, tidak semua buku anak-anak sesuai dengan makna yang terkandung di dalamnya. bahkan ada beberapa penulis yang memberikan pesan mengerikan atau lebih tepatnya tidak sesuai dengan batasan usia yang seharusnya seperti yang akan di bahas berikut ini.


1. Scary Stories To Tell In The Dark
bustle.com
Buku yang ditulis oleh Alvin Schwartz ini kebetulan bertemakan horor. bukunya bercerita tentang sebuah rumah kosong mengerikan di Mill Valley yang angker, kemudian sekelompok remaja menantang untuk masuk ke dalam rumah tersebut dan terjadi teror dari sebuah buku catatan yang ditemukan. Dari sinopsis tersebut terlihat biasa saja untuk cerita horor pada umumnya.

Namun yang mengerikan disini adalah ilustrasi dari tokoh-tokoh yang digambarkan. Cukup membuat merinding hanya melihatnya saja. Buku tersebut merupakan seri buku horor anak-anak yang cukup terkenal pada tahun 90-an. Bahkan buku tersebut kini telah angkat menjadi film yang berjudul sama yang dirilis tanggal 8 agustus 2019 kemarin.


2. Tikki-tikki Tembo
Ingat betul cuplikan dari buku Tikki-Tikki Tembo muncul di pelajaran bahasa Indonesia SD kelas 4. Cerita ini mengangkat asal-usul penamaan anak di China yang dianggap sebagai cerita rakyat China. Cerita berkisah tentang dua kakak beradik yang bernama Tikki Tikki Tembo-no Sa Rembo-chari Bari Ruchi-pip Peri Pembo (The Most Wonderful Thing in the Whole Wide World) yang dalam Bahasa Indonesia berarti hal yang paling luar biasa di seluruh penjuru dunia dan adiknya yang bernama Zhang yang dalam Bahasa Indonesia diartikan kecil/tidak berharga.

Buku ini menceritakan kedua anak yang terjatuh ke dalam sebuah sumur dalam, namun pada waktu yang berbeda. Yang pertama jatuh adalah si bungsu Zhang, begitu mengetahui adiknya terjatuh ke sumur, kakaknya dengan mudah memberitahu ibu dan kakek pembawa tangga bahwa Zhang jatuh ke sumur. Di lain waktu anak pertama  (Tikki Tikki Tembo) jatuh ke sumur, naas adiknya malah kesusahan mengucapkan nama kakaknya karena sangat panjang dan ribet, yang mengakibatkan kakaknya meninggal telat tertolong.

Penulis buku ini juga menjelaskan itulah asal muasal orang Cina memberi nama anaknya lebih singkat (satu sampai dua kata). Yang membuat mengerikan dari cerita ini yaitu berbagai teori dibaliknya. Dari plagiarisme yang menyebutkan cerita rakyat ini diambil dari cerita jugemu (humor klasik jepang pembelit lidah), masyarakat China sendiri yang tidak tahu cerita ini bahkan lebih terkenal di Eropa dan Amerika, atau adanya pesan-pesan rasis mengenai orang kulit putih dengan orang Asia.


3. Mommy Laid An Egg
books.google.com
Pendidikan seks memang harus diajarkan dari kecil sehingga tidak menimbulkan salah kaprah dalam penerapannya. Penting sekali untuk mengajarkannya kepada anak-anak ketika usianya sudah tepat. Perlu dipersipakan juga jawaban apa saja yang akan anak-anak tanyakan saat mulai penasaran akan hal tersebut.

Dalam buku ini, berisi mengenai pendidikan seksual yang diperuntukan untuk anak-anak. Narasi dan ilustrasi pada buku ini tidak menggambarkan secara tepat apa itu seks. Bahkan tidak ada yang berpikiran bahwa seks terlihat menyenangkan untuk anak-anak. Ilustrasinya sama sekali tidak menggambarkan pendidikan seks yang sebenarnya, malah justru mendorong anak-anak berpikir bahwa seks sangat menyenangkan.

Dibandingkan dengan memberikan ilustrasi tak berharga ini, lebih baik di jelaskan sejarah ilmiah yang dapat diterima dengan membuka ruang berpikir anak dalam memahami reproduksi di usia yang tepat.


4. The Very Hungry Caterpillar
Sebuah buku cerita fabel yang menceritakan tentang ulat yang rakus. Dimana ulat tersebut ingin memakan segalanya yang ada di dunia, bahkan makanan manusia pun dilahapnya. Ulat tersebut tampak tidak menikmatinya, tetapi ia tetap melahap semuanya, hingga suatu saat si ulat menjadi gemuk dan sakit tapi ia tetap saja tidak berhenti melahapnya. Hingga suatu ketika sang ulat meringkuk kesakitan dan tidur terlelap. Apa yang terjadi berikutnya? Secara nalar, ulat tersebut tidak melakukan hal yang baik, dia terlalu rakus hingga menyakiti dirinya sendiri, dia harus menanggung akibatnya karena ulahnya. Namun yang terjadi pada cerita ini, ulat tersebut terbangun dengan menjadi kupu-kupu yang sangat indah,  sangat bertolak belakang dengan perbuatan si ulat yang rakus.


5. Sangkuriang
ppid.bandung.go.id
Cerita rakyat Indonesia yang satu ini tidak untuk anak-anak bahkan orang dewasa sekalipun tidak ada yang menganggap masuk akal dari cerita ini. Ada beberapa cerita rakyat yang mempunyai cerita kurang berkenan untuk anak-anak. 

Namun Sangkuriang ini sungguh diluar batas, cerita asal-usul Tangkuban Perahu ini mempunyai permasalah kompleks, dari seorang manusia yang menikahi seekor anjing, bahkan sangat jelas menampilkan hubungan inses antara ibu yait si Dayang Sumbi dengan anaknya yait Sangkuriang. 

Seorang anak membunuh ayahnya yang memang seekor anjing, kemudian dagingnya dimasak dan dimakan bersama, sangat tidak etis bahkan sangat menjijikan untuk dibaca anak-anak. Tidak ada yang masuk di akal pokonya deh, serius.


Bagaimana, dari ke-5 buku tersebut adakah yang sudah kalian baca? atau justru baru mengetahuinya. Betapa mengerikannya buku-buku tersebut beredar disekitar kita. Untuk membacanya secara utuh kalian dapat membelinya di amazon.com, tokopedia, atau toko online lainnya, versi Ebook juga ada kok. Jika kalian pernah membaca buku cerita mengerikan lainnya, bisa share di komentar yaa.

5 Buku Cerita Anak Paling Mengerikan untuk Dibaca

Bagi anak-anak, buku merupakan sesuatu yang menarik, karena rasa keingintahuan yang tinggi membuat anak-anak menyukainya. Apalagi dilengkapi dengan berbagai ilustrasi atau gambar yang menarik sehingga dapat memacu imajinasi.

Buku anak-anak yang sering kita jumpai seperti Cinderella yang bahkan ada beberapa versi yang mengejutkan, cerita Si Kancil Yang Licik, atau mungkin The Little Prince yang populer, masing-masing mempunyai pesan tersendiri yang diungkapkan oleh si penulis. Makna dari buku cerita anak-anak tentunya diarahkan untuk memberi dampak positif dengan dikemas lebih menarik.

Namun, siapa sangka, tidak semua buku anak-anak sesuai dengan makna yang terkandung di dalamnya. bahkan ada beberapa penulis yang memberikan pesan mengerikan atau lebih tepatnya tidak sesuai dengan batasan usia yang seharusnya seperti yang akan di bahas berikut ini.


1. Scary Stories To Tell In The Dark
bustle.com
Buku yang ditulis oleh Alvin Schwartz ini kebetulan bertemakan horor. bukunya bercerita tentang sebuah rumah kosong mengerikan di Mill Valley yang angker, kemudian sekelompok remaja menantang untuk masuk ke dalam rumah tersebut dan terjadi teror dari sebuah buku catatan yang ditemukan. Dari sinopsis tersebut terlihat biasa saja untuk cerita horor pada umumnya.

Namun yang mengerikan disini adalah ilustrasi dari tokoh-tokoh yang digambarkan. Cukup membuat merinding hanya melihatnya saja. Buku tersebut merupakan seri buku horor anak-anak yang cukup terkenal pada tahun 90-an. Bahkan buku tersebut kini telah angkat menjadi film yang berjudul sama yang dirilis tanggal 8 agustus 2019 kemarin.


2. Tikki-tikki Tembo
Ingat betul cuplikan dari buku Tikki-Tikki Tembo muncul di pelajaran bahasa Indonesia SD kelas 4. Cerita ini mengangkat asal-usul penamaan anak di China yang dianggap sebagai cerita rakyat China. Cerita berkisah tentang dua kakak beradik yang bernama Tikki Tikki Tembo-no Sa Rembo-chari Bari Ruchi-pip Peri Pembo (The Most Wonderful Thing in the Whole Wide World) yang dalam Bahasa Indonesia berarti hal yang paling luar biasa di seluruh penjuru dunia dan adiknya yang bernama Zhang yang dalam Bahasa Indonesia diartikan kecil/tidak berharga.

Buku ini menceritakan kedua anak yang terjatuh ke dalam sebuah sumur dalam, namun pada waktu yang berbeda. Yang pertama jatuh adalah si bungsu Zhang, begitu mengetahui adiknya terjatuh ke sumur, kakaknya dengan mudah memberitahu ibu dan kakek pembawa tangga bahwa Zhang jatuh ke sumur. Di lain waktu anak pertama  (Tikki Tikki Tembo) jatuh ke sumur, naas adiknya malah kesusahan mengucapkan nama kakaknya karena sangat panjang dan ribet, yang mengakibatkan kakaknya meninggal telat tertolong.

Penulis buku ini juga menjelaskan itulah asal muasal orang Cina memberi nama anaknya lebih singkat (satu sampai dua kata). Yang membuat mengerikan dari cerita ini yaitu berbagai teori dibaliknya. Dari plagiarisme yang menyebutkan cerita rakyat ini diambil dari cerita jugemu (humor klasik jepang pembelit lidah), masyarakat China sendiri yang tidak tahu cerita ini bahkan lebih terkenal di Eropa dan Amerika, atau adanya pesan-pesan rasis mengenai orang kulit putih dengan orang Asia.


3. Mommy Laid An Egg
books.google.com
Pendidikan seks memang harus diajarkan dari kecil sehingga tidak menimbulkan salah kaprah dalam penerapannya. Penting sekali untuk mengajarkannya kepada anak-anak ketika usianya sudah tepat. Perlu dipersipakan juga jawaban apa saja yang akan anak-anak tanyakan saat mulai penasaran akan hal tersebut.

Dalam buku ini, berisi mengenai pendidikan seksual yang diperuntukan untuk anak-anak. Narasi dan ilustrasi pada buku ini tidak menggambarkan secara tepat apa itu seks. Bahkan tidak ada yang berpikiran bahwa seks terlihat menyenangkan untuk anak-anak. Ilustrasinya sama sekali tidak menggambarkan pendidikan seks yang sebenarnya, malah justru mendorong anak-anak berpikir bahwa seks sangat menyenangkan.

Dibandingkan dengan memberikan ilustrasi tak berharga ini, lebih baik di jelaskan sejarah ilmiah yang dapat diterima dengan membuka ruang berpikir anak dalam memahami reproduksi di usia yang tepat.


4. The Very Hungry Caterpillar
Sebuah buku cerita fabel yang menceritakan tentang ulat yang rakus. Dimana ulat tersebut ingin memakan segalanya yang ada di dunia, bahkan makanan manusia pun dilahapnya. Ulat tersebut tampak tidak menikmatinya, tetapi ia tetap melahap semuanya, hingga suatu saat si ulat menjadi gemuk dan sakit tapi ia tetap saja tidak berhenti melahapnya. Hingga suatu ketika sang ulat meringkuk kesakitan dan tidur terlelap. Apa yang terjadi berikutnya? Secara nalar, ulat tersebut tidak melakukan hal yang baik, dia terlalu rakus hingga menyakiti dirinya sendiri, dia harus menanggung akibatnya karena ulahnya. Namun yang terjadi pada cerita ini, ulat tersebut terbangun dengan menjadi kupu-kupu yang sangat indah,  sangat bertolak belakang dengan perbuatan si ulat yang rakus.


5. Sangkuriang
ppid.bandung.go.id
Cerita rakyat Indonesia yang satu ini tidak untuk anak-anak bahkan orang dewasa sekalipun tidak ada yang menganggap masuk akal dari cerita ini. Ada beberapa cerita rakyat yang mempunyai cerita kurang berkenan untuk anak-anak. 

Namun Sangkuriang ini sungguh diluar batas, cerita asal-usul Tangkuban Perahu ini mempunyai permasalah kompleks, dari seorang manusia yang menikahi seekor anjing, bahkan sangat jelas menampilkan hubungan inses antara ibu yait si Dayang Sumbi dengan anaknya yait Sangkuriang. 

Seorang anak membunuh ayahnya yang memang seekor anjing, kemudian dagingnya dimasak dan dimakan bersama, sangat tidak etis bahkan sangat menjijikan untuk dibaca anak-anak. Tidak ada yang masuk di akal pokonya deh, serius.


Bagaimana, dari ke-5 buku tersebut adakah yang sudah kalian baca? atau justru baru mengetahuinya. Betapa mengerikannya buku-buku tersebut beredar disekitar kita. Untuk membacanya secara utuh kalian dapat membelinya di amazon.com, tokopedia, atau toko online lainnya, versi Ebook juga ada kok. Jika kalian pernah membaca buku cerita mengerikan lainnya, bisa share di komentar yaa.

2 komentar:

  1. Saya baru tahu loh ada buku cerita buat anak yang nyeremin, saya tahunya cuma sangkuriang yang lumayan serem buat didenger anak - anak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat anak mah yang pantas pantas saja hehe, terimakasih telah membaca

      Hapus

Komentar dengan link/url akan di hapus!